Anything

Try to see things in different way

WATCHOUT ASPAL! October 17, 2008

Filed under: Uncategorized — sri anindianti @ 1:34 am

ASLI atau PALSU?

Perekonomian yang semakin sulit bisa membuat siapa aja jadi semakin kreatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi hati-hati, banyak orang jahat yang juga semakin kreatif. Selain membuat CD atau DVD bajakan, ternyata banyak juga yang memalsukan barang konsumsi lainnya. Ck…ck…ck… Bener-bener ya orang Indonesia… Here are some reviews:

  1. Bedak palsu

Awal tahun 2007 lalu, masyarakat Indonesia digegerkan oleh investigasi pertama, yaitu ditemukannya bedak palsu bayi. Bahan yang tidak wajar, alat yang tidak steril, bahkan proses pembuatannya yang sangat tidak steril benar-benar mampu membuat kita tercengang. Oknum bahkan memanfaatkan botol bedak bekas yang dipungut dari tong sampah.

  1. Kosmetik palsu

Bukan hanya bedak. Ternyata beberapa produk kosmetik, seperti pelembab, pemutih wajah, bahkan kuteks diproduksi secara manual dan ala kadarnya oleh beberapa oknum. Ada beberapa yang memanfaatkan botol bekas produk lain, ada pula yang murni menggunakan botol sendiri. Pelaku sangat tidak memperhatikan kesesuaian dan kesterilan, sehingga tentu hasilnya sangat tidak layak untuk digunakan. Contohnya, sebagai pemutih wajah, pelaku mencampurkan bahan mercury, yang jelas-jelas penggunaannya dilarang. Meskipun mercury dalam jangka pendek akan memberikan wajah yang lebih putih, namun, hanya dalam beberapa kali pemakaian, pasti korban sudah dapat merasakan efek sampingnya yaitu mual, wajah rusak, bahkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker.

  1. Gorengan (berplastik)

Entah karena terinspirasi dari beberapa pemalsuan produk, atau hanya sekadar eksperimen, beberapa tukang gorengan mencampurkan plastik ke dalam gorengan mereka yang telah mendidih di minyak.

BUAT APA? Heran kan buat apa?

Ternyata mereka berfikir itu dapat membuat gorengan mereka lebih kriuk kriuk, dan juga tahan lama.

HALO…… Mesin aja ga bisa ngedaur ulang plastik, apalagi usus.

  1. Cingcau palsu

Makanan lain yang juga palsu adalah cingcau. Hmm,, investigator melaporkan beberapa tukang cingcau melakukan pemalsuan cingcau. Mereka mencampur larutan daun cingcau dengan bedak bengkoang untuk mengentalkan adonan. Padahal bedak bengkoang tersebut mengandung pemutih dan pewarna sintetik.

  1. Daging oplosan dan daging basi

Yang paling bikin jengkel ibu-ibu tentunya masalah daging ini. Ibu-ibu harus semakin teliti saat belanja di pasar. Pasalnya, semakin banyak oknum yang menyelipkan beberapa daging oplosan dan daging basi ke dalam tumpukan daging yang mereka dagangkan. Daging oplosan adalah daging yang dicampur dengan sebagian besar air. Selain tidak sehat, daging ini juga diperoleh dari menyiksa binatang. Selain itu, ada pula daging basi yang sengaja dilumuri kembali oleh darah segar agar terlihar segar kembali. Tentu saja daging seperti ini sangat tidak sehat dan juga HARAM.

  1. Daging sampah

Ini dia yang paling menghebohkan Indonesia beberapa minggu terakhir. Pemungut memanfaatkan daging sampah yang mereka peroleh dari sampah restaurant dan hotel untuk dijual kembali ke pengolah. Ada penampung yang akan membeli daging sampah tersebut secara kiloan. Biasanya hasil olahan daging sampah (yang sudah dikemas) tersebut dijual sangat murah dan dikonsumsi oleh masyarakat yang tidak mampu juga.

Bisa ga sih kalian ngebayangin makan daging sampah yang mungkin mengandung bakteri dan racun itu?

Intinya, semua pelaku ingin megurangi cost dan menambah keuntungan mereka. Publikasi kejahatan modus seperti ini pun bisa juga menciptakan ide baru bagi calon oknum baru.

Semakin banyak orang jahat yang kreatif, tentu kita juga harus semakin KREATIF. Here are some tips:

· Pastikan kamu ngehancurin atau merusak sebagian besar botol, bekas odol, atau wadah bekas kosmetik sebelum kamu membuangnya di tempat sampah.

· Sebelum membeli, pastikan ada kode BPOM di label produk.

· Jika kamu yakin label tersebut sudah mencantumi kode BPOM, lihat warna dan struktur produk yang kamu beli. Apakah pucat, terlalu kontras, atau normal.

· Untuk daging, perhatikan lebih baik warnanya. Daging yang segar tentu warnanya lebih natural dan biasanya masih digandrungi lalat. Sedangkan daging basi biasanya tidak disentuh oleh lalat, dan daging oplosan biasanya mengeluarkan banyak air jika diperas.

· Untuk jajanan, seperti gorengan, atau cingcau, perhatikan baik-baik warna kealamiannya dan kebersihan dari pedagang tersebut.

Ok, selamat belanja ya… Jika kamu yakin kalau yang kamu beli itu palsu, segera laporkan ke pihak berwajib!!

^_^

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s